“Kami memang melakukan akuisisi sebagai implementasi diversifikasi bisnis untuk bergerak di bidang media massa cetak," ujar SS Budi Rahardjo, CEO PT Usaha Konvergensi Media (UKM).
ANTARANEWS.co.id

“Targetnya kami melakukan akuisisi sebagai implementasi diversifikasi bisnis untuk bergerak di bidang media massa cetak. Punya insting optimis masa depan, bahwa media cetak masih kelihatan bagus dan belum rapuh, perusahaan ini mengakuisi bisnis media cetak yang berkeinginan dengan multiplatform.”


Giliran majalah HealthNews, yang merupakan majalah cetak, terbit dua bulanan (dwi bulanan) bergabung menjadi satu grup dengan majalah eksekutif dan majalah MATRA, untuk mengembangkan e-magazine, online dan TV digital.

Di bawah payung manajemen baru PT Usaha Konvergensi Media (PT UKM) yang dinahkodai pebisnis media bertangan dingin, S.S Budi Rahardjo. Untuk pemimpin redaksinya Ahwil Lutan, mantan Ketua BNN pertama. Sedangkan Pemimpin Perusahaannya, adalah Sultan Nadjamudin.

Majalah HealthNews digabungkan dalam satu holding company dengan Majalah MATRA dan majalah eksekutif. Selain terbit di cetak, dikembangkan ke arah digitalisasi media. Untuk redaksi majalah HealthNews di jalan Ampera Raya no 59, Kemang, Jakarta Selatan.

Untuk online www.healthnews.co.id sudah dalam tahap pembenahan. Jaringan jurnalis HealthNews tersebar, sehingga sistem kerjanya memakai teknologi. Berkumpul, hanya seminggu sekali pada hari Selasa, selebihnya tim bekerja lewat teknologi.
Sebagai media againts drugs yang direkomendasi oleh Badan Dunia PBB (United Nations On Drugs and Crime) UNODC, sesuai perkembangan jaman memberi literasi ke masyarakat dengan pelbagai lini informasi.

Maksud dari penggabungan usaha tersebut selain agar pengelolaannya lebih efisien juga dalam rangka menuju perubahan sebagai media di era Digital, yang sangat pesat perkembangannya.

Saat ini PT UKM tengah mengembangkan dan melakukan bisnis riset untuk membangun transisi bisnis dari media cetak ke media start up, termasuk menjadi konsultan dan coach digital, lewat “densusdigital.com”nya.

“Kami memang melakukan akuisisi sebagai implementasi diversifikasi bisnis untuk bergerak di bidang media massa cetak,” ujar SS Budi Rahardjo, CEO PT Usaha Konvergensi Media (UKM).

Baca Juga:  AMDI Jalin Kerjasama Dengan Ragam Bisnis Digital

“Punya insting optimis masa depan, bahwa media cetak masih kelihatan bagus dan belum rapuh, perusahaan ini mengakuisi bisnis media cetak yang berkeinginan dengan multiplatform,” tegas pria yang mengembangkan Jojomedia coach ini.

Menurut Jojo, sapaan akrab Budi Rahardjo, PT UKM sendiri telah berhasil menjalankan roda bisnis riset, investigasi dan multimedia. Sukses melakukan standarisasi, filterisasi, serta positioning menjadi startup yang kompetitif.

PT UKM yang berdiri sejak 2009 awalnya merupakan startup pembuatan website marketplace, kini melebarkan sayap dan membentuk akselerasi dalam spektrum lebih detil. Selain bisnis, juga punya misi socialpreneur.

Tujuannya mengambil momentum pembuktian, bahwa startup asli Indonesia bisa menjadi bagian dari aplikasi yang berkibar di negeri sendiri. “Kami memberi pelatihan dengan gratis, coach dan mengedukasi masyarakat agar tak terjebak hoax,” papar Ketua Umum Asosiasi Media Digital Indonesia ini.

Menurut wartawan senior itu, dia akan menyiapkan aplikasi mobile karya anak bangsa, dengan sistem mengingat sebuah brand media bagi para humas.

PT UKM terus mengembangkan diri, berawal dari perusahaan forensik digital, literasi media dan kampanye online ini telah bekerjasama lama dengan lapakmedia semacam Higoapps atau GetScoop yang kini berubah menjadi Gramediadigital.com, myedisi.com juga Higoapps yang menawarkan beli majalah lewat potong pulsa hape.

Mengelola majalah MATRA Indonesia sejak 2009 dan sejak Januari 2017 ini dipercaya untuk pengelolaan majalah eksekutif yang terbit sejak 1979. Giliran majalah HealthNews siap dikembangkan.

Dengan tatakelola GCG guna mempertahankan hegemoni dan mematahkan resistensi, konsen konsentrasi di kanal media massa tradisional dan mainstream sebagai leverage bisnis.

Menyediakan informasi yang relevan serta menjaga gagasan tetap dapat mengalir bebas, pluralisme media dengan pengembangan quality content juga riset.

Baca Juga:  Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Dikarunai Cucu Kedua

Sebagai startup yang mengawinkan yang berbau teknologi, web, internet dan yang berhubungan dengan ranah tersebut.

Lahir sebagai perusahaan yang bersentuhan dengan teknologi, dunia maya, aplikasi atau produk, perusahaan ini konsen beroperasi dalam bidang teknologi.

Dengan tim solid, memunculkan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif, kini sudah melaksanakan watchdog dan peringatan dini (early warning sysyem) terhadap penyimpangan yang terjadi di dunia maya.

Sudah bekerjasama dengan Forum Pimpinan Media Digital (FPMDI) dan Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) serta ragam komunitas termasuk beberapa blogger dan coach.

Menyediakan solusi bagi konsumen pribadi, hingga instansi dan birokrasi. Fokuskan diri pada bisnis forensik teknologi digital di tanah Air.

Untuk kerjasama bisa menghubungi 0816-1945288 (whatsapps).

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.