ANTARANEWS.co.id

1. “Tetaplah lapar, tetaplah menjadi bodoh” (Steve Jobs)

Ungkapan dari pendiri Apple ini mungkin terkesan aneh bila ditangkap secara mentah-mentah.

Namun, ketahuilah bahwa Jobs memiliki maksud yang sangat baik di balik ungkapannya tersebut.

Menjaga diri Anda tetap lapar dan bodohbisa diartikan menjaga diri Anda dari kesombongan yang mungkin timbul karena Anda merasa telah mencapai tujuan-tujuan kecil.

Tetaplah lapar dan bodoh untuk terus mengembangkan diri.

2. “Inovasi membedakan antara pemimpin dan pengikut” (Steve Jobs)

Inovasi memberi perubahan dalam kehidupan banyak orang.

Orang yang selalu haus akan pengetahuan selalu berusaha untuk menambah pengetahuannya. Orang yang selalu ingin menciptakan sesuatu yang baru karena kebutuhan adalah sosok yang bisa memimpin orang lain.

Tinggal Anda memilih ingin menjadi siapa: pemimpin atau yang dipimpin.

3. “Hal favorit saya dalam hidup ini adalah tidak memerlukan biaya apa pun. Sangat jelas bahwa sumber daya yang paling berharga yang kita miliki adalah waktu.” (Steve Jobs)

Kerap kali kita mengorbankan waktu untuk kepentingan diri sendiri. Kita bisa mendedikasikan diri dan hidup untuk hal tersebut. Namun, kita tak sadar bahwa saat yang sama, seseorang berusaha untuk mendedikasikan hidupnya untuk kita.

Ketika sudah terlambat, kita baru sadar bahwa telah melewatkan banyak momen berharga demi sekadar memedulikan diri sendiri ketimbang orang-orang sekitar kita.

4. “Rancangan bukan hanya bagaimana kelihatan dan rasanya. Rancangan itu soal bagaimana sesuatu bekerja.” (Steve Jobs)

Mendesain sesuatu terkadang dianggap sebagai hal terbaik yang harus direncanakan sebaik dan sesempurna mungkin.

Rencana dianggap sangat memengaruhi kinerja sesuatu nantinya. Namun, sadarkah Anda bahwa rencana dan rancangan sia-sia belaka bila tak digunakan untuk bekerja?

Jadi, rencana atau rancangan tidak bisa dikatakan sempurna sebelum dilakukan atau digunakan. Begitu juga dengan hidup Anda.

Hidup Anda tidak berguna dan tidak bernilai ketika tidak bekerja untuk diri sendiri dan orang-orang di sekitar.

5. “Kita dapat mendefinisikan setiap ambisi dan kemajuan untuk diri sendiri. Tujuannya adalah untuk bekerja menuju dunia di mana harapan tidak diatur stereotip, tetapi diatur semangat, bakat, dan minat.” (Sheryl Sandberg)

Memiliki ambisi dan kemauan untuk maju memang hal yang patut dimiliki setiap orang yang memiliki mimpi.

Anda harus terus maju dan berjuang untuk mencapai tujuan tanpa dipengaruhi berbagai pendapat orang lain ataupun stereotip yang justru menggagalkan usaha Anda.

Bila ingin mendapatkan apa yang diimpikan, Anda harus yakin bahwa bisa melakukannya. Setiap orang memiliki semangat, minat, dan bakat. Tunjukkan semuanya jika Anda ingin mendapatkan apa yang Anda inginkan.

6. “Hasil akhir dari kebaikan adalah bahwa hal itu menarik orang-orang kepada Anda.” (Dame Anita Roddick)

Seseorang akan menjadi seorang manusia ketika ia tahu hakikat kebaikan. Seseorang tidak dapat hidup sendiri tanpa adanya orang lain.

Manusia adalah makhluk sosial meskipun pada saat yang sama juga adalah makhluk individual.

Anda tidak bisa hidup tanpa orang lain begitu pula sebaliknya. Namun, Anda juga tidak bisa membiarkan hidup terus diurus orang lain atau sebaliknya.

Tetaplah menjadi pribadi yang memiliki kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain. Hasilnya adalah orang juga bisa memberikan kebaikan kepada Anda.

7. “Kesuksesan merupakan guru yang buruk. Ia menggoda orang pintar untuk berpikir bahwa mereka tidak terkalahkan.” (Bill Gates)

Memiliki mimpi merupakan hal yang bagus dan untuk mendapatkannya seseorang mungkin perlu mengatur rencana sehingga mencapai tujuan-tujuan jangka pendeknya lebih dahulu.

Ketika berhasil mendapatkan tujuan tersebut, perasaan senang dan bangga pastilah akan timbul. Namun, bukanlah hal yang baik terlena dengan perasaan bangga akan kesuksesan.

Sebab hal tersebut justru akan menenggelamkan Anda pada rasa puas semata. Kemudian menghalangi niat Anda untuk bisa berkarya lebih baik dan lebih baik lagi.

Baca Juga:  Media Relations - Eksekutif Institut

8. “Tidak masalah untuk merayakan kesuksesan, tetapi yang lebih penting mengambil pelajaran dari kesalahan.” (Bill Gates)

Kesuksesan mungkin menjadi hal yang memicu euforia. Apa yang kita kerjakan dan apa yang kita korbankan terbayar dengan kesuskesan.

Perasaan euforia menyelimuti hati dan pikiran. Kemudian membuat kita menjadi kurang sensitif dan peka bahwa pencapaian kita belumlah sempurna.

Pasti, ada beberapa kekurangan atau bisa jadi kelemahan yang seharusnya lebih penting untuk diperbaiki.

Memang terkesan seperti ketidakpuasan terhadap pencapaian. Namun, dunia ini tidak pernah berhenti berputar. Kehidupan kita pun tak berhenti hanya pada satu pencapaian saja.

9. “Konsumen yang tidak bahagia adalah sumber terbaik untuk belajar.” (Bill Gates)

Tak bisa dimungkiri pengalaman adalah guru terbaik.

Dari pengalaman, sekalipun itu terburuk, kita bisa belajar agar tidak terulang lagi. Namun, hal itu akan membuat kita mengerti bahwa hidup tidak hanya soal hal-hal yang menyenangkan saja.

Kita harus belajar lebih banyak lagi untuk bisa mendapatkan dan mempertahankan hal yang baik.

10. “Pengampunan adalah cara membuka pintu lagi dan bergerak maju, apakah itu kehidupan pribadi atau kehidupan nasional.” (Hillary Clinton)

Kita tidak bisa memilih hidup dengan dikelilingi orang yang selalu satu pendapat dengan kita.

Terkadang, masalah muncul akibat perbedaan kita dengan orang-orang di sekitar. Tak jarang perbedaan ini menyinggung secara kasar apa yang Anda yakini dan apa yang Anda perjuangkan.

Milikilah rasa pengampunan yang besar untuk menjaga diri dan hati Anda tetap bahagia meskipun telah tersakiti beberapa kali.

Rasa ikhlas dalam mengampuni akan melepaskan Anda dari rasa dendam.

11. “Orang-orang bisa menghakimi saya atas apa yang saya lakukan. Dan saya pikir ketika seseorang keluar, itulah yang mereka lakukan di mata publik. Jadi, saya sepenuhnya nyaman dengan diri saya dan apa yang saya perjuangkan.” (Hillary Clinton)

Banyak orang merasa mereka layak untuk menilai dan menghakimi orang lain berdasarkan penilaian sendiri.

Kadang-kadang, kita pun melakukan hal yang sama. Daripada menjatuhkan orang lain karena pilihan mereka yang kita tidak tahu alasannya, lebih baik kita menjadi diri sendiri untuk menghidupi diri.

Hidup dalam pilihan kita, karena kita sendiri yang tahu apa yang sudah pernah dilalui dan pelajaran apa yang telah didapatkan.

Keputusan terbaik untuk diri kita hanya kita sendiri yang bisa membuatnya, bukan orang lain.

12. “Kita harus berhenti berpikir untuk diri sendiri dan mulai berpikir mengenai apa yang terbaik untuk sesama.” (Hillary Clinton)

Meski kita hidup untuk diri sendiri, tapi kita juga perlu untuk berpikir mengenai hidup orang lain tanpa harus ikut campur dalam urusan pribadi dan masalah yang dihadapinya.

Kita boleh saja menjadi pribadi yang peduli misalnya untuk permasalahan umum yang sekiranya kita layak dan bisa bantu.

Hidup memang bukan masalah diri sendiri karena kita hidup bersama dengan orang lain. Peduli dengan orang lain tak berarti kita harus mencampuri segala urusannya.

Pedulilah pada masalah yang terlihat umum dan kita pantas membantu. Lagi pula, peduli terhadap sesama memang dibutuhkan, bukan?

13. “Anda dapat memiliki kesombongan dan saya pikir itu boleh-boleh saja, tapi apa yang seharusnya tidak pernah dari Anda adalah penghormatan terhadap orang lain.” (Steffi Graf)

Menjadi pribadi yang bangga akan pencapaian bukanlah hal yang buruk.

Setiap orang, pasti bisa mengerti perasaan bahagia yang mungkin dimiliki orang dan dirasa harus dibagikan kepada orang lain.

Beberapa orang yang tak sepemikiran mungkin akan beranggapan bahwa bahagia yang dibagi ini merupakan sikap angkuh dari mereka yang sukses.

Anda harus menghindari perasaan bangga berlebihan dan tetaplah menjadi rendah hati. Hal yang tidak boleh Anda hilangkan adalah rasa hormat kepada sesama atas hidup dan pencapaian masing-masing.

Baca Juga:  Buntut Bocornya Pembicaraan Rini Suwandi & Dirut PLN

14. “Jika Anda terlahir miskin, itu bukan kesalahan Anda. Tetapi, jika Anda mati dalam keadaan miskin, itu kesalahan Anda.” (Bill Gates)

Dalam hidup, manusia tidak bisa memilih di mana ia lahir. Apakah di tempat yang baik dengan keluarga yang harmonis, dengan kekayaan yang cukup, atau dengan pendidikan keluarga yang tinggi.

Dalam hidup, setiap manusia harus bisa mengusahakan yang terbaik untuk bisa memberikan tempat terbaik bagi keturunannya kelak.

Ungkapan pendiri Microsoft yang satu ini mengajarkan kepada kita bahwa hidup harus diisi dengan berjuang setidaknya bagi diri kita sendiri supaya tidak berada dalam kehidupan yang serba sulit, seperti yang mungkin terjadi pada sebagian orang yang terlahir dalam kondisi kekurangan.

15. “Dalam dunia bisnis, kaca spion selalu lebih jelas daripada kaca depan.”(Warren Buffet)

Tokoh sukses yang bergelut dalam Wall Street ini secara tidak langsung mengungkapkan kepada kita bahwa masa lalu bisa menjadi tolok ukur bagi masa depan.

Masa depan kita selalu dipenuhi berbagai hal yang tidak pasti.

Untuk bisa mengendarai mobil dalam keadaan pandangan ke depan yang dipenuhi kabut, kita harus berhati-hati supaya tidak celaka.

Begitu pula dalam kehidupan ini. Kita harus berhati-hati dalam hidup, termasuk menentukan pilihan hidup supaya tidak terjatuh pada pilihan yang salah.

16. “Seseorang sedang duduk di bawah bayangan hari ini karena tempo dulu seseorang telah menanam pohon.” (Warren Buffet)

Kebaikan yang kita lakukan mungkin tak terasa saat itu juga bagi orang lain.

Terkadang, mereka tidak terlalu serius menanggapinya. Sebab hal tersebut sudah biasa mereka terima setiap harinya.

Tetaplah bersikap baik kepada semua orang karena terkadang kebaikan yang sudah biasa itu menjadi hal yang luar biasa bagi orang lain.

Ketika Anda bisa memberikan sesuatu yang luar biasa bagi orang lain, bukankah hal itu merupakan hal yang luar biasa bagi Anda pula?

17. “Risiko terbesar adalah tidak mengambil risiko apapun. Dalam dunia yang berubah dengan cepat, satu-satunya strategi yang dijamin gagal adalah tidak mengambil risiko.” (Mark Zuckerberg)

Ketakutan beberapa orang untuk menetapkan keputusan dan pilihan yang berisiko kerap kali membuat mereka tidak mempunyai keputusan yang tidak aman.

Mungkin, pilihan Anda akan memiliki risiko nantinya.

Kita tahu bahwa masa depan tidak bisa memberikan kepastian yang selalu baik. Namun, ketika Anda mengetahui bahwa pilihan yang seharusnya dibuat menghasilkan dampak yang baik, bukankah hal itu akan membuat Anda menyesal?

Penyesalan ini sendiri sudah menjadi risiko bagi Anda. Cobalah sesuatu terlebih dahulu tanpa terus-terusan memikirkan risiko.

18. “Saya memikirkan peraturan sederhana dari sebuah bisnis, yaitu jika Anda melakukan sesuatu yang mudah lebih dulu, Anda sebenarnya bisa membuat progres yang begitu banyak.” (Mark Zuckerberg)

Terkadang, kita mendapati diri berada pada situasi tidak menyenangkan.

Dan, kita menganggap mau tidak mau harus melewatkan fase tersebut untuk mencapai fase yang lebih baik.

Tahukah Anda, bahwa beberapa hal bisa diakali, sama seperti ketika Anda mengerjakan soal ujian.

Pilihlah pekerjaan yang paling mudah Anda kerjakan. Setidaknya Anda bekerja, tidak hanya diam.

Daripada terus berpikir, tapi tidak pernah bekerja untuk menyelesaikannya. Dengan memilih hal yang paling bisa Anda kerjakan, Anda sudah mengerjakan setengah dari pekerjaan itu. Bukankah itu progres yang luar biasa?

19. “Jika Anda ingin menjadi orang yang baik untuk suatu hal, Anda harus benar-benar bekerja setiap waktu. Anda harus bekerja keras untuk sesuatu yang sulit. Jika tidak, Anda hanya sedang menginjak-injak air.” (Matt Mullenweg)

Kalimat sederhana untuk ungkapan satu ini adalah jika menginginkan mimpi Anda terwujud, Anda harus bekerja keras setiap waktu.

Usahakan untuk mengerahkan segala kemampuan dan daya Anda bila menginginkan mimpi tercapai.

20. “Saya ingin mengerjakan sesuatu dan mengerjakannya secara benar.”(Jan Koum)

Hal yang harus Anda lakukan untuk mewujudkan mimpi Anda adalah bekerja dan bekerja. Semua hal akan mustahil untuk didapatkan ketika Anda tidak mau mengerahkan tenaga untuk bekerja dan mewujudkannya. J

Baca Juga:  Gara-Gara Tunda Impor Beras, Buwas Dipanggil Wapres Jusuf Kalla

ika Anda sudah memiliki mimpi yang sangat ingin diwujudkan, bekerjalah untuk mimpi itu dan lakukan dengan benar, tanpa membuang waktu dan tanpa keraguan.

Ketika Anda sudah percaya dan bekerja dengan benar, tidak ada yang tidak mungkin dalam menggapai mimpi Anda.

21. “Komunikasi adalah inti dari masyarakat kita. Itulah yang membuat kita menjadi manusia.” (Jan Koum)

Kita hidup tidak sendiri. Banyak orang yang ada di sekitar kita dan mereka semua berbeda.

Meski lahir dalam keluarga yang sama, meski sama-sama perempuan atau laki-laki, meski memiliki suku dan klan yang sama, tidak berarti mereka semua sama.

Bagaimana kita bisa bertahan hidup dengan mereka tergantung dari usaha kita membangun hubungan yang baik dengan orang lain.

Setiap orang memiliki latar belakang berbeda, cara berpikir berbeda, tujuan yang berbeda, dan berbagai hal yang berbeda.

Terkadang, masalah muncul karena gesekan perbedaan dan terkadang kita menjadi dekat dengan orang karena pemikiran dan tujuan yang sejalan. Semua itu wajar. Dan kuncinya adalah membangun komunikasi.

22. “Bersyukurlah atas apa yang sudah Anda miliki, Anda akan mendapatkan sesuatu yang lebih. Jika Anda fokus pada apa yang tidak Anda miliki, Anda tidak akan pernah merasa cukup.” (Oprah Winfrey)

Menjadi orang yang penuh syukur dan terus bersyukur adalah hal yang sangat jarang dimiliki orang-orang sekarang ini.

Sebagian besar orang terus merasa tidak cukup atas apa yang mereka dapatkan dan menjadikannya motivasi untuk semakin lebih baik dan terus lebih baik.

Memang, memiliki semangat terus-menerus untuk mencapai mimpi Anda adalah hal yang sangat baik.

Anda juga harus menjadi orang yang realistis dan berusaha mensyukuri apa yang dipunya sebagai bentuk bahwa Anda menghargai usaha sendiri.

23. “Berpikirlah seperti seorang Ratu. Seorang Ratu tidak takut untuk gagal. Kegagalan merupakan batu pijakan untuk kejayaan.” (Oprah Winfrey)

Jangan pernah takut pada kegagalan.

Anda harus memiliki semangat dalam hidup dan tepiskan semua pemikiran negatif.

Anda tidak akan pernah berhasil mencapai kesuksesan ketika Anda takut gagal.

Sebab, kegagalan itu sendiri merefleksikan usaha Anda dalam mencapai kesuksesan. Kegagalan itu sendiri mencerminkan bahwa Anda sudah berusaha untuk mencapai mimpi.

24. “Peran terpenting dari pemimpin adalah menetapkan arah yang jelas, terus teranglah mengenai bagaimana cara mencapai ke tujuan tersebut.”(Irene Rosenfeld)

Pemimpin adalah sosok yang bisa mengarahkan orang-orang menuju tujuan bersama sekaligus tujuan hidup mereka masing-masing.

Jadilah pemimpin yang baik. Bukan pemimpin yang hanya menetapkan arah dan tujuan sejelas-jelasnya, melainkan juga bisa mengarahkan orang-orang bekerja sebagaimana mestinya untuk bisa mencapai tujuan.

25. “Bagaimana cara Anda mengelola perubahan bisa membuat perubahan.” (Irene Rosenfeld)

Hidup tidak pernah berhenti berjalan dan kita selalu mengalami perubahan-perubahan dalam diri dan hidup.

Tak jarang perubahan tersebut menyangkut hidup banyak orang.

Kemampuan Anda untuk mengelola perubahan–mulai dari peka, bisa menghadapi, hingga bisa mengelola–menjadi hal yang wajib dimiliki sekarang ini.

Tanpa kemampuan mengelola perubahan, justru hidup kitalah yang dikorbankan untuk berubah.

Dengan kemampuan mengelola perubahan itu, kita bisa membuat perubahan yang mungkin sebenarnya diinginkan banyak orang.

Bangkit dan Berjuanglah

Dalam hidup, kita tidak akan pernah lepas dari yang namanya rintangan dan tantangan. Keduanya hadir dalam satu bentuk yang kerap kita sebut sebagai masalah.

Sering kali kita menganggap masalah merupakan penghalang.

Bangkit dan berjuanglah. Hidup adalah soal seberapa keras bertahan demi pencapaian akan mimpi-mimpi.

baca juga: majalah Eksekutif cetak (print) terbaru- klik saja ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.