Komjen (pur) Ahwil Lutan, mantan Dubes RI di Meksiko, Mantan Kepala BNN yang kini menjadi Jurnalis
Seorang anak bertanya kepada Ayahnya.

”Mengapa di siaran TV, Polisi dihina terus Yah?”

“Padahal pak Polisi baik hati, sering bantu kami kalau menyebrang jalan.”

“Yang nangkap maling juga pak polisi, yang jagain duit tabungan di bank juga Pak Polisi.”

“Terus, waktu mereka liburan yang jagain juga Pak Polisi, yang jaga jalan waktu mudik lebaran juga pak polisi kan Yah,….”.

“Rayain Tahun Baru, Hari Raya lainnya, bahkan Saat shalat Lebaran Dan hari Natal juga Polisi yang jagain.. “

“Padahal, sebagai manusia, Polisi juga kepingin seperti yang lain bisa liburan, atau ibadah bersama keluarga.”

“Bahkan, yang terakhir kemarin seharusnya dapat cuti setelah lebaran justru jagain masyarakat untuk nyoblos di Pilkada serentak ya Yah,…”

“Tapi, masih saja dianggap Polisi itu jahat.”
……

Si Ayah lalu mengambil sehelai kain putih, kemudian memberi titik tinta hitam di atas kain, dan bertanya kepada anaknya, ” apa yang kamu lihat?”

Si anak menjawab : “titik hitam.”

Maka, si Ayah berkata:

“Walaupun kain putih ini jauh lebih besar, namun engkau hanya melihat titik yang kecil.”

“Makanya, walaupun Polisi banyak jasanya kepada masyarakat, namun lebih kelihatan celaanya daripada jasanya.”

Si anak bergumam”..kasian pak Polisi yaa yah…..mudah-mudahan, pak Polisi selalu diberi kekuatan dan kesabaran..

“Iya nak, yang terpenting kamu tetap bangga sama ayah,, Nanti, suatu saat mereka juga akan mencintai Polisi seperti kamu mencintai Ayah…”

Selamat Ulang Tahun POLRI yang ke 72…semoga kita tambah dewasa dan tetap semangat.

Apapun yang terjadi, POLRI tetap di hati, Bravo POLRI…. NKRI HARGA MATI.

(Ahwil Lutan, Pemred HealthNews.co.id)

baca juga: majalah Healthnews

Baca Juga:  Luhut Bersaksi, Bicara Prioritaskan Kebatinan Keluarga Korban

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.